Essay peran maba mengenai moderenisasi sistem ekonomi

 


Nama : Nadita Mutiara Putri

Asal Kelompok: 8 Polkadot

Prodi : S1 Manajemen










Sebagai calon mahasiswa baru di bidang ekonomi untuk menanggapi  moderenisasi pada sistem ekonomi tentunya saya pemuda yang mempunyai peran besar dalam menentukan arah perbaikan bangsa ini. Mahasiswa sebagai elemen masyarakat yang mempunyai kekuatan untuk memperbaiki dan memperbarui kondisi masyarakat, bangsa, dan negara, haruslah mempunyai kapasitas diatas rata-rata mayoritas masyarakat kita. Mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan yang luas dan mempunyai kemampuan (skill), visi, karakter yang lebih maju dibandingkan masyarakat pada umumnya. 1 dengan menyadari tanggung jawabnya tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan dan keterampilannya bukan hanya dari aktivitas perkuliahan akan tetapi dari berbagai jenis kegiatan di dalam kampus, salah satunya menjadi anggota sebuah organisasi. Mahasiswa berperan penting dalam gerakan pembaharuan Negara, di tengah gerakan pembangunan, bahkan juga pada masa-masa pemberontakan dan revolusi. Adapun sebabnya para mahasiswa aktivis dan pemimpinpemimpin mereka pada kenyataannya merupakan kekuatan sosial, kekuatan moral, dan kekuatan politik. Lagi pula, kemajuan bangsa ada di tangan kaum muda yang menyibukkan diri dibidang ilmiah dan yang menguasai teknologi, khususnya para mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan adanya pembinaan kepemimpinan di kalangan mahasiswa, sesuai dengan minat keilmuan dan apresiasi kemudaan mereka, juga searus dengan situasi kondisi sosial politik ekonomi yang ada di tengah masyarakat dan di dalam wadah organisasi peningkatan yang efektif. Mahasiswa merupakan garda terdepan perubahahan  terhadap isu-isu sosial dan kebijakan pemerintah dimana juga mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan aspirasi, memberikan pendapat dan pertimbangan solusi untuk memperbaiki kondisi sosial politik saat ini. Lalu, terkait peran mahasiswa di era teknologi, menurut Gatot mahasiswa sebagai generasi yang pertama kali terpapar teknologi. Dengan pendekatan, mahasiswa menyaring informasi yang diterimanya lebih dulu sebelum mempostingnya. Salah satu hal yang sangat melekat dengan generasi milenial ialah penggunaan teknologi yang tinggi, khususnya internet. Teknologi komunikasi instan, yaitu media sosial, juga akrab dengan generasi milenial, generasi muda itu lebih cerdas. 

Pembangunan dan modernisasi merupakan dua proses yang selama ini berjalan beriringan. Pada dasarnya, dua proses tersebut bertujuan menciptakan kondisi masyarakat yang lebih baik daripada sebelumnya. Maka itu, pembangunan dan modernisasi umumnya berdampak pada tersedianya berbagai macam fasilitas serta sarana dan prasarana yang mendukung berbagai sektor kehidupan masyarakat. modernisasi adalah perubahan-perubahan masyarakat yang bergerak dari keadaan yang tradisional atau pra-modern menuju ke kondisi modern, Secara historis, modernisasi merupakan proses perubahan menuju pada tipe sistem-sistem sosial, ekonomi, dan politik yang telah berkembang di Eropa Barat dan Amerika Utara pada abad ke-17 sampai 19. Dampak modernisasi pada bidang ekonomi dapat dilihat dari peningkatan kualitas serta taraf hidup masyarakat. Modernisasi di bidang ekonomi bisa terlihat dari pemanfaatan teknologi di pusat-pusat industri, baik sektor makro maupun mikro. Kemunculan pusat-pusat industri tersebut lantas membawa perubahan pada proses produksi dan sistem ketenagakerjaan. Contohnya adalah ketika industri komoditas membutuhkan pekerja dan kemudian menciptakan lapangan kerja, sektor industri berjalan dengan baik dan menghasilkan pendapatan, yang akan digunakan untuk mempertahankan dan meningkatkan standar hidup. Namun, ada pula dampak negatif modernisasi terhadap sektor ekonomi. Ini terlihat dari munculnya perilaku konsumtif atau budaya konsumerisme di masyarakat.

Dampak modernisasi pada bidang ekonomi dapat dilihat dari peningkatan kualitas serta taraf hidup masyarakat. Modernisasi di bidang ekonomi bisa terlihat dari pemanfaatan teknologi di pusat-pusat industri, baik sektor makro maupun mikro. Kemunculan pusat-pusat industri tersebut lantas membawa perubahan pada proses produksi dan sistem ketenagakerjaan. Contohnya adalah ketika industri komoditas membutuhkan pekerja dan kemudian menciptakan lapangan kerja, sektor industri berjalan dengan baik dan menghasilkan pendapatan, yang akan digunakan untuk mempertahankan dan meningkatkan standar hidup. Namun, ada pula dampak negatif modernisasi terhadap sektor ekonomi. Ini terlihat dari munculnya perilaku konsumtif atau budaya konsumerisme di masyarakat. Mengikuti perkembangan zaman tentunya pula banyak perkembangan teknologi guna untuk memudahkan kita semua dalam berbisnis.

Modernisasi dalam ilmu sosial merujuk  sebuah bentuk transformasi dari keadaan yang  kurang berkembang ke arah yang maju. Modernisasi dapat merujuk pada berbagai bidang diantaranya dalam sektor ekonomi. Pernahkah kalian memperhatikan ojek online dari yang awalnya mereka hanya mendapatkan penumpang dengan menunggu di pangkalan, dengan modernisasi tukang ojek dapat mendapatkan penumpang penghasilan dengan lebih mudah melalui aplikasi yang menjangkau ribuan konsumen dalam hitungan detik. Hal ini merupakan satu diantara contoh dari modernisasi ekonomi.

Modernisasi bidang ekonomi begitu mudah ditemukan Indonesia. Dalam bidang perkebunan, misalnya, sebagai upaya meningkatkan produktivitas kelapa sawit, dilakukan pemanenan kela sawit menggunakan tenaga mesin sebagai pengganti tenaga manusia. Diantara dampak yang muncul dalam modernisasi ekonomi adalah terjadinya industrialisasi. Industrialisasi adalah proses peralihan dari penggunaan tenaga manual menjadi penggunaan tenaga mesin. Tujuannya mewujudkan modernisasi di bidang ekonomi. Sementara itu modernisasi dan pembangunan di bidang ekonomi mempunyai satu tujuan, yaitu mencapai kehidupan bangsa yang sejahtera. Kemajuan dalam berbagai bidang merupakan salah satu contoh modernisasi. Secara sederhana modernisasi adalah proses perubahan dari cara tradisional ke hal-hal baru yang lebih maju dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Suatu keadaan dikatakan dalam proses modernisasi apabila masyarakatnya memiliki sikap yang terbuka dengan hal-hal baru. Adanya perubahan dari berbagai bidang seperti ekonomi hingga transportasi semua dilakukan dengan matang. Proses modernisasi itu sangat luas, hampir tidak bisa dibatasi ruang lingkup dan masalahnya. Namun, kita tetap harus berhati-hati dan bijaksana dengan adanya kemajuan ini dengan mengambil hal-hal positif dari transformasi ini. Dalam bidang ekonomi, modernisasi dapat dilihat melalui contoh berikut ini. Berkembangnya industri-industri di lingkungan masyarakat, sehingga dapat memperluas lapangan pekerjaan. Selain itu, perubahan sifat masyarakat yang semakin konsumtif dan membutuhkan banyak barang maupun jasa, seperti jasa ojek online, jasa pijat refleksi hingga jasa untuk membelanjakan kebutuhan sehari-hari. Selain itu, perkembangan dalam bidang teknologi juga memengaruhi bidang ekonomi, seperti industri atau pabrik yang memproduksi barang kini lebih banyak menggunakan mesin, dibandingkan manusia. Hal ini dianggap, karena mesin lebih efektif, murah dan cepat dibandingkan manusia, sehingga lapangan kerja pun menyempit dan membuat terjadinya pemutusan hubungan kerja dalam skala besar.

Adapun ciri- ciri manusia yang sudah memasuki di era moderenisasi :

1. Bersikap Terbuka

Hal ini bisa berkaitan dengan sebuah hal-hal maupun pengalaman baru, dan tidak menutup diri terhadap adanya perubahan. Artinya, jika masyarakat dihadapi oleh sebuah ajakan mengenai hal-hal baru yang dirasa lebih menguntungkan untuk kehidupannya kedepan, maka mereka akan cenderung untuk selalu memikirkan dan menerimanya.

2. Selalu Siap Menghadapi Perubahan Sosial

Manusia modern akan siap untuk memahami dan menerima perubahan yang terjadi disekitarnya. Contohnya berpartisipasi dalam bidang politik ekonomi dan lain lain.

3. Memiliki Pandangan yang Luas

Masyarakat modern mau memahami perbedaan berupa pendapat maupun sikap orang lain. Pendapat tidak hanya berdasarkan apa yang ada pada dirinya, tapi juga mau menerima pendapat dari luar.

4. Memiliki Ambisi dan Rasa Ingin Tahu yang Kuat

Dorongan untuk selalu berusaha memperoleh informasi tentang apa yang sedang terjadi di lingkungannya, dengan selalu mencari manfaat sebagai cara untuk meningkatkan kehidupannya.

5. Berorientasi Pada Masa Sekarang dan Masa Depan

Manusia modern tidak hanya mengenang suatu kejayaan maupun kegagalan di masa lalu, tapi mereka lebih aktif untuk berfikir bagaimana tentang masa kini dan masa yang akan datang.

6. Percaya Pada Perencanaan (Social Planning)

Dalam kehidupan manusia modern hidupnya cenderung direncanakan, perencanaan tersebut baik jangka panjang maupun jangka pendek.

7. Lebih Percaya Pada Hasil Pemikiran dan Perhitungan Manusia

Hal ini menandakan bahwa manusia barin percaya bahwa manusia dapat mengontrol kejadian di sekitarnya dan tidak melulu percaya terhadap takdir atau pembawaan.

8. Menghargai Keterampilan Teknik

Manusia modern akan menghargai keterampilan juga penggunaan suatu Teknik sebagai dasar pemberian imbalan.

9. Berwawasan Pendidikan dan Pekerjaan

Salah satu karakteristik manusia modern adalah mereka cenderung lebih berpandangan terhadap pendidikan dan pekerjaan.

10. Menyadari dan Menghargai Orang Lain

Manusia modern lebih menghargai kemuliaan seseorang, khususnya seperti wanita, orang yang lemah, anak-anak, atau bawahan.

11. Memahami Perlunya Produksi

Dalam mengambil dengan manusia modern akan selalu mempertimbangkan sejauh mana dampak terhadap hasil produksi dari suatu industri. Contohnya ketika ia sebagai pegawai perusahaan maka juga ikut mengenai menyadari akan kepentingan perusahaannya tersebut.



Demikian yang dapat saya sampaikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Esay diri

FGD